All Come From Zero

Walaupun bisnis waralaba sudah mempunyai sistem yang jelas, bukan berarti bisnis ini bisa dengan mudah dijalankan, pada kenyataannya tetap saja semuanya harus memulai lagi dari NOL.

maksud memulai disini adalah memulai untuk membangun database customer yang menjadi target pasar kita. dan karena promosi ini merupakan jantung dari sebuah sistem marketing, maka bisa dibilang kalau membangun public customer merupakan awal dari segalanya.

Bahkan sebagian ahli marketing mengatakan, yang penting punya customer dulu baru punya barang. Dan pada kenyataannya para pebisnis sukses memang seperti itu. Setelah punya customer baru kita bisa menjual apa saja

pola yang salah terjadi apabila bisnis yang kita bangun lebih fokus pada produk oriented, bukan pada promosi oriented. yang pada akhirnya terjadi overload barang, dan keuntungan belum bisa kita kejar, akhirnya memangkas biaya produksi untuk operasional

jika anda benar-benar ingin memulai bisnis ini, maka bangunlah customer anda terlebih dahulu. Karena membangun customer membutuhkan biaya yang lebih rendah daripada memproduksi barang. Pasti kalian bingung nih, kok bisa customer sudah ada tapi barang belum ada ?

Simpel sob, Mengapa seseorang bisa menjadi customer bagi anda ? Yang jelas sebelum semua itu terjadi, orang tersebut harus mengenal anda terlebih dahulu. right ? seengga nya tahu sedikit mengenai diri anda. Mungkin karena sering bertemu pada waktu sholat berjamaah di masjid, jogging pagi atau bertemu karena sama-sama mengantar anak ke sekolah.

hee.. simpel, mereka mengenal anda. peluang terjadi penjualan akan lebih tinggi, jika kita sudah mengenal orang yang akan kita tawarkan produk.

so, Point pertama untuk membangun customer atau membangun bisnis anda sendiri, maka anda harus mengenal lebih banyak orang… pergi ke banyak tempat yang berbeda-beda, agar frequensi bertemu dengan orang yang berbeda lebih banyak.

Yang kedua, jika orang hanya mengenal anda saja belum lah cukup, mungkin anda bisa saja terkenal, tetapi karena ke-negatifan anda. misalnya dikenal karena sering nongkrong di gang masuk perumahan, atau dikenal karena sering meresahkan masyarakat. Hmm… dikenal tapi juga dijauhi

Seorang pebisnis tahu betul pentingnya citra diri untuk orang lain di sekitarnya. Karena dengan citra yang buruk bisa membuat bisnis nya hancur. Sebaliknya jika orang lain tahu bahwa anda adalah orang yang baik, bisa dipercaya atau setidaknya anda bukan orang yang dicurigai, maka orang pasti akan welcome dengan bisnis anda.

Point kedua, adalah mulailah memperbaiki diri dengan lebih banyak berbuat baik kepada orang lain. Selain mendapat pahala di akhirat anda juga mendapat kebaikan di dunia karena kebaikan tersebut.

Tips Sukses Bisnis Waralaba dan Implementasi nya

Tips Sukses Bisnis Waralaba

(Red: Bisnis Waralaba) – Saat ini kondisi ekonomi di Indonesia semakin tidak stabil. Sehingga banyak perusahaan yang gonjang ganjing terkena dampaknya. Sehingga banyak karyawan yang di PHK dan angka pengangguran pun semakin meningkat.

Lowongan pekerjaan semakin sulit. Yang sudah bekerja sebagai karyawan atau pegawai pun merasakan gaji yang di terimanya masih belum mencukupi kebutuhannya karena harga kebutuhan pokok pun semakin mahal.

Jadi tidak sedikit yang bekerja sambil berbisnis. Bisnis yang banyak di cari adalah bisnis waralaba. Kita semua tahu, untuk memulai suatu bisnis tentu harus dipertimbangkan masak-masak. Dan juga masih banyak resiko yang akan di alami.

bisnis waralaba

Bisnis waralaba saat ini banyak sekali ragamnya. Ada bisnis waralaba makanan, minuman, mini market, laundry, dan masih banyak lagi termasuk juga dibidang pendidikan. Modal yang diperlukan bisa mneyesuaikan dengan kondisi, mulai dari beberapa juta sampai ratusan juta.

Beberapa hal yang membuat bisnis waralaba banyak diminati adalah :

  • Dapat dipilih sesuka hati sesuai dengan kondisi karena banyak sekali pilihan yang ditawarkan.  Hal ini tentu lebih memudahkan anda untuk memulainya.
  • Tidak perlu berbelanja peralatan, tidak perlu melakukan percobaan dan enaknya lagi bisnis waralaba tidak perlu memulai dari nol. Pada waktu andfa bergabung, sema hal-hal teknis sudah dipersiapkan. Ada hanya mempersiapkan tiga hal saja, yaitu modal, karyawan dan tempat.
  • Lebih mudah untuk berkembang. Sebab banyak merek dari waralaba yang sudah terkenal. Jadi anda tidak repot lagi mengenalkan pada orang. Hal ini tentu lebih memudahkan anda untuk mengembangkan usaha.
  • Promosi ditanggung oleh pusat. Ini tentu sangat meringankan beban anda. Sebab promosi memerlukan biaya dan waktu yang tidak sedikit.

Berikut ini adalah  Tips sukses ber bisnis waralaba :

  • Survey lokasi yang tepat. Bisnis tentu akan berjalan lancer jika mendapatkan lokasi yang cocok.
  • Bisnis waralaba mempunyai cara kerja yang berbeda-beda. Pelajari dengan betul system kontrak yang diterapkan. Khususnya pada biaya royalty dan pembayaran.
  • Pastikan bahwa bahan baku meudah diperoleh. Dalam bisnis waralaba terkadang ada yang mengharuskan anggotanya untuk mengambil bahan baku dari pusat tapi ada juga yang menyediakan sendiri. Jadi pastikan dengan benar, bahwa bahan baku nantinya mudah diperoleh.
  • Atur managemen yang baik. Misalnya menyisihkan sebagian modal untuk cadangan. Jangan sampai nantinya bisnis waralaba anda berhenti ditengah jalan karena kehabisan modal.
  • Semua orang tahu, bahwa setiap usaha, setiap bisnis pasti ada resikonya. Anda harus memperhitungkan itu. Khususnya pada perhitungan ROI (Return Of Investment). Supaya anda tahu berapa lama anda bisa balik modal.

Jadi, Jika anda menjalankannya dengan baik, saya yakin usaha anda akan berhasil. Tentu dengan diiringi doa dan kerja keras yang gigih. “say yes to gambaru”

7 Kiat Sukses Bisnis Waralaba Makanan

Jika dahulu hanya “sedikit” orang yang berbisnis waralaba, karena bisnis waralaba kebanyakan berasal dari luar negeri dan membutuhkan dana sangat besar, kini bisnis waralaba justru berkembang pesat di tanah air. Menurut Fauziah Arsiyanti, SE, MM, Dip. IFP., advisor lembaga keuangan First Principal Financial Singapura, hal ini disebabkan orang yang membeli waralaba, yang disebut pewaralaba atau franchisee, tak perlu memulai usahanya dari nol.

Setelah membeli, pewaralaba tinggal menjalankan usahanya berdasarkan manajemen dan peraturan yang ditentukan pemiliknya. Meski banyak yang melirik bidang lain, bisnis waralaba di bidang makanan, termasuk makanan tradisional, lebih banyak diminati. Sebab, kata konsultan yang akrab disapa Zizi ini, masyarakat Indonesia memang menyukai makanan tradisional.

Selain itu, mau tak mau, orang memang membutuhkan makan. Ditambah lagi, berbisnis waralaba makanan tradisional tak selalu butuh modal besar. Zizi mengingatkan, tetap bersikap hati-hati dan selektif memilih waralaba, menjadi syarat utama sebelum memutuskan membeli waralaba.

Jika ingin mulai menjadi pewaralaba, berikut ini poin-poin penting yang harus diperhatikan dalam memilih waralaba makanan tradisional:

1. PUNYA HASRAT DI BIDANG YANG INGIN DIGELUTI

Memiliki hasrat untuk menjual makanan yang Anda Suka. Untuk berbisnis retail (perdagangan eceran), memang harus menyukai bidang yang akan digeluti. Sehingga, kondisi usaha sedang naik maupun turun, Anda tetap tekun menjalaninya.

2. RISET DAN BERUNDING CALON FRANCHISOR

Teliti dulu terwaralaba atau pihak yang menjual waralaba, yang disebut juga franchisor, yang Anda inginkan. Bandingkan dengan terwaralaba lain yang sejenis. Jangan membeli usaha dari terwaralaba yang tak jelas identitasnya. Jika perlu, cek ke lembaga waralaba yang ada di Indonesia.

3. CEK & RICEK CALON FRANCHISOR

Tak ada salahnya mengecek usaha terwaralaba yang Anda inginkan ke orang yang sudah lebih dulu menjadi pewaralabanya, baik yang masih berjualan maupun yang tidak. Tanya pendapat mereka. Meski satu sama lain belum tentu punya kepuasan yang sama, setidaknya Anda mendapat gambaran lebih jelas.

4. HAK CIPTA FRANCHISOR

Teliti lebih dulu hak cipta makanan milik franchisor bersangkutan. Jangan sampai hak cipta yang diklaim olehnya, ternyata milik pihak lain dan akhirnya bisa bermasalah.

5. TAHAN LAMA DAN KUAT

Jika Anda tak suka risiko tinggi dan kurang berjiwa bisnis, pilih terwaralaba yang sudah lama berjalan, setidaknya lima tahun, memiliki sistem kuat, misalnya memiliki banyak cabang dan manajemen bagus, serta bermodal besar. Usaha yang masih baru, belum cukup teruji menghadapi siklus roda bisnis.

6. LIHAT KONDISI KEUANGAN FRANCHISOR

Sebelum memutuskan membeli, periksa dulu kondisi keuangan calon franchisor anda. Jika perlu, minta bantuan akuntan publik atau pakar keuangan untuk membaca laporan keuangan terwaralaba. Atau anda juga bisa meminta pendapat pada karyawan di kantor franchisor tersebut, tentunya pembicaraan diluar kantor

7. JANGAN BAYAR DI MUKA

Hati-hati bila terwaralaba meminta seluruh modal harus disetorkan di muka. Cari penyebabnya. Bukan tidak mungkin kondisi keuangan terwaralaba tidak bagus. Selain itu, kini banyak terwaralaba yang baru muncul, meminta modal di muka hanya karena ingin menarik initial fee (biaya yang diperlukan untuk memulai bisnis) dari pewaralaba, lalu kabur. Lebih baik, cari terwaralaba yang pembayarannya fleksibel.

Semoga Tips Bisnis waralaba dan Implementasinya ini Bisa Bermanfaat Untuk Anda

sources : peluangusaha-oke.com & baksosolo99blog.com

Bisnis Waralaba, Yang Perlu Anda Ketahui

Berdasarkan statistic bisnis waralaba memiliki kemungkinan untuk bertahan lebih lama dari saat pertama bisnis tersebut dimulai dibandingkan dengan sebuah bisnis yang dibangun diawal secara single fighter. Hal ini karena waralaba dibangun bersama-sama dengan banyak partner / agen, sedangkan jika anda memulainya sendiri, maka anda mengerjakan semuanya seorang diri.

Bisnis Waralaba, Secuil Pengetahuan

Franchisor adalah pemilik usaha yang mempunyai sistem yang sudah baku dan memutuskan untuk memperluas jaringan bisnis nya dengan membuka kesempatan bagi siapapun untuk bekerja sama. Sedangkan “franchisee” adalah orang yang memustukan untuk menjalankian atau mengoperasikan sistem bisnis yang dimiliki oleh franchisor

Ada banyak peluang waralaba di Indonesia saat ini. Berbagai jenis bisnis waralaba sudah semakin variatif sehingga anda bisa lebih mudah menentukan pilihan yang sesuai dengan modal dan minat anda. Berbisnis bukan saja soal margin, tapi juga minat. Kalau Anda interest dengan bisnis anda, maka ketika bisnis tersebut sedang down anda masih tetap senang menjalaninya.

Jika anda berbisnis waralaba berarti anda diibaratkan membeli sebuah sistem bisnis yang lengkap termasuk cara bagaimana memasarkan produk tersebut. mulai dari peralatan, bahan baku sampai pada promosi, disini anda memang hanya sebagai investor saja, dan pihak franchisor menyediakan semuanya untuk anda.

Namun biasanya program waralaba yang sudah mempunyai nama yang besar menjalankan proyek percobaan terlebih dahulu kepada para franchisee dalam beberapa tahun, jika prospek bisnis kurang menjanjikan maka kerja sama bisa diputus, atau di alihkan ke lokasi lain. Tapi jika berhasil maka akan diteruskan. Hal ini dilakukan untuk mengeliminasi resiko-resiko yang lebih besar .

Biasanya franchisor yang baik akan membantu para franchisee untuk sukses. Pemilik usaha akan membekali anda dengan segudang informasi dan menerangkan setiap detil bisnis mereka dan menunjukkan kepada anda bagaimana caranya agar bisnis waralaba yang anda jalankan mampu menghasilkan profit yang bagus

bisnis waralaba

Untuk franchisor, menemukan orang yang cocok dan mau menjalankan bisnis mereka di berbagai daerah adalah penting sekali. Franchisor harus bekerja keras untuk memancing para investor agar mau bergabung dengan bisnis waralaba nya. Namun, setelah menemukan orang-orang yang tepat franchisor juga harus memberikan dukungan kepada para franchisee, berupa saran dan tips-tips untuk memasarkan atau mempromosikan bisnis mereka. Dan biasanya pihak franchisor juga akan memeriksa kepada outlet-outlet para franchisee mereka, untuk memastikan bisnis mereka tidak ada masalah

Sebagian jenis waralaba dapat dijalankan di rumah, itu artinya para franchisee punya kesempatan berbisnis sambil di rumah. Jenis waralaba ini bisa jadi alternative bagi ibu rumah tangga atau siapapun yang ingin memiliki banyak waktu dengan keluarga tanpa harus kehilangan sumber penghasilan.

Keuntungan dari sebuah investasi bisnis waralaba bisa mencapai 15% – 65%, dan biasanya pada bulan pertama memulai usaha sudah bisa meraup keuntungan walaupun masih sedikit, itu dikarenakan anda bukan hanya membeli sebuah produk untuk menjadi agen, tapi anda seperti membeli sebuah bisnis dengan sistem yang sudah teruji.

Bisnis Waralaba Juga Bisa Rugi

Kebanyakan bisnis frinchise sukses dijalankan tapi seperti bisnis pada umumnya bisnis ini juga sangat mungkin mengalami kegagalan. Banyak franchisers yang gagal disebabkan mereka hanya asal ikut saja dalam bisnis waralaba ini tanpa adanya perencanaan dan persiapan yang tepat. Banyak pewaralaba yang datang dari latar belakang yang nol dalam pengalaman bisnis.

Jelas dibutuhkan modal yang cukup besar untuk bergabung dengan bisnis waralaba ini. Franchisors mempromosikan waralaba mereka dengan pameran dan publikasi media seperti cetak dan internet, membutuhkan dana yang tidak sedikit, jadi harga yang jual waralaba itu sudah termasuk dengan harga iklan yang mahal, jadi untuk menjadi franchisee memang dibutuhkan dana yang tidak sedikit.

Tetapi waralaba bisa menjadi alat yang sangat cepat untuk meraup pasar baru dan memanfaatkan potensi wirausaha anda jika ditangani dengan benar dan professional. Jadi jika anda tertarik dengan bisnis ini, anda harus serius menjalankannya karena modal yang digunakan juga cukup banyak.

Banyak dari franchisor memiliki aturan yang eksplisit mengenai pengalihan unit bisnis waralaba dengan pemilik baru termasuk kualifikasi pembeli, peraturan, persiapan dan lain-lain, oleh karena itu teliti sebelum membeli, bahkan kalau perlu tanyakan kepada orang yang sudah berpengalaman dengan pihak franchisor tersebut

Jadi pastikan sebelum anda memulai bisnis waralaba, anda sudah mempertimbangkan hal-hal diatas tersebut